Jakarta, 4/2 (Kanalbola/MSN) – AFC serahkan penyelesaian wacana Kongres Luar Biasa (KLB) kepada PSSI. Karena menurut badan tertinggi sepak bola Asia tersebut, PSSI yang paling berhak menyelesaikan masalah yang terjadi dipersepakbolaan Indonesia.

Wacana KLB memang terus berkembang sejauh ini, setelah terbentuk Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) oleh pihak-pihak yang berseberangan dengan PSSI. Rencana KLB sendiri dilakukan, untuk menggeser kepengurusan Ketuam Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin.

“Soal Kongres Luar Biasa ini diberikan untuk penyelesaiannya kepada PSSI. Mereka sendiri yang akan menyelesaikan itu, karena FIFA dan AFC tidak ingin mencampurinya,” ungkap wakil Head Member Assosiations & Internal Relations AFC, James Johnson, saat konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta Kamis (2/2/2012) malam.

Johnson pun menyatakan, jika perwakilan FIFA dan AFC hanya akan datang saat digelarnya Kongres Tahunan PSSI pada 18 Maret mendatang. Perwakilan AFC tersebut pun menegaskan, pihaknya tidak ingin mengambil posisi dalam konflik persepakbolaan yang ada di Tanah Air.

“Kami menerima informasi dari PSSI soal adanya Kongres Luar Biasa. Tapi kami tidak mengambil posisi dalam hal ini. Yang kami tahu, hanya ada Kongres Biasa dan dilakukan PSSI pada Maret nanti,” papar Johnson.

Selain itu, mengenai adanya kompetisi di luar PSSI yaitu Indonesia Super League (ISL), Johnson pun menyampaikan kompetisi resmi PSSI lah yang diakui AFC. Jadi dalam hal ini, hanya kompetisi Indonesia Premier League (IPL) saja yang diakui AFC.

“Yang diakui AFC hanyalah PSSI. ISL sendiri tidak diakui oleh PSSI. Sehingga AFC pun tidak mengakuinya,” tandas Johnson.

Tags: